IMG_20170912_091713 IMG_20170912_091408 IMG_20170912_091455 IMG_20170912_091452 IMG_20170912_093659

Babad Desa Prigen

Sejarah terjadinya Kelurahan Prigen tidak dapat dipisahkan keberadaannya dengan nama tokoh legendaris MBAH ANDAN BUMI seorang keturunan darah biru pada masa Mataram Kuno. Beliau bermuhibah ke wilayah timur dengan maksud untuk mendirikan padepokan / perguruan MACAN PUTIH . Memilih PRIGEN sebagai padepokan di samping pertimbangan lingkungan alam yang pada masa itu masih berwujud hutan belantara dan berada di dataran tinggi yang juga dikandung maksud untuk mendekatkan komunikasi spiritual dengan tokoh-tokoh padepokan lainnya yaitu: Padepokan Trawas, Padepokan Kembarsari/ Mbarsari, Padepokan Gunungsari, Padepokan Arcopodho/ Kepulungan.

Read More

Babad Desa Prigen

Sejarah terjadinya Kelurahan Prigen tidak dapat dipisahkan keberadaannya dengan nama tokoh legendaris MBAH ANDAN BUMI seorang keturunan darah biru pada masa Mataram Kuno. Beliau bermuhibah ke wilayah timur dengan maksud untuk mendirikan padepokan / perguruan MACAN PUTIH . Memilih PRIGEN sebagai padepokan di samping pertimbangan lingkungan alam yang pada masa itu masih berwujud hutan belantara dan berada di dataran tinggi yang juga dikandung maksud untuk mendekatkan komunikasi spiritual dengan tokoh-tokoh padepokan lainnya yaitu: Padepokan Trawas, Padepokan Kembarsari/ Mbarsari, Padepokan Gunungsari, Padepokan Arcopodho/ Kepulungan.

Read More

Sejarah Tretes

Tahun 1706 benteng terakhir Untung Suropati (Adipati Wiranegara) di Pasuruan jatuh. Untung Suropati gugur. Pasukannya tercerai berai. Beberapa orang mengundurkan diri ke Mojokerto dan Kediri dan meneruskan perlawana terhadap Belanda bergabung dengan Kadipaten lain.
Beberapa anggota laskar Untung Suropati lainnya menyingkir ke hutan-hutan di wilayah Pasuruan dan Malang, tepatnya di Lereng Gunung Arjuno Welirang untuk menghindari kejaran musuh. Harapannya suatu saat dapat menggalang kekuatan untuk melawan kompeni Belanda. Diantara anggota laskar itu adalah:

1. Mbah Kaliah
2. Mbah R. Subroto
3. Mbah R. Adziman
4. Mbah Tonoyo
5. Mbah Kertojoyo
6. Mbah Trunojoyo

Read More